Wednesday, July 4, 2018

Kok Bisa? Di Tanggamus Manusia Di Mangsa Gajah Liar

Gajah Kanibal Kunyah Mbah Surip 



Hidup-hidup.


Tanggamus– Sifat Kanibal Gajah-gajah liar yang menewaskan mbah Surip (70) yang dibunuh dengan cara dikunyah hidup-hidup menjadi berbagai bagian menjadi teror besar belakangan ini di wilayah Suoh kabupaten Lampung barat dan Bandar Negeri Semong Kabupaten Tenggamus.
Tidak masuk akal sehat dan menjadi pertanyaan besar mengapa hewan mamalia itu berubah menjadi monster dan predator mematikan.
Viral diberitakan sebelumnya kawanan Gajah berkeliaran di Pekon Roworejo Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat (Lambar), namun pada Selasa (3 /7/18), sekitar pukul 03.30 WIB dini hari, merusak rumah milik Surip (70), di Talang Marno Blok 6 Hutan Lindung Register 39 Kota Agung Utara Kecamatan Bandar Negeri Semong Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, hingga jasad Mbah Surip terurai berbagai bagian dan sangat mengenaskan.


Kjadian tersebut mengakibatkan pemilik rumah Surip meninggal dengan cara cukup mengenaskan dengan kondisi berantakan dan organ tubuh korban berceceran.Menurut Ujang warga setempat Sekitar pukul 03.00 WIB, dini hari, kawanan Gajah mencari makan di seputaran wilayah tersebut. Dengan adanya kedatangan segerombolan Gajah tersebut, masyarakat di sekitar Talang Marno Blok 6 keluar dari rumah masing – masing untuk berjaga – jaga/bersiaga.Segerombolan Gajah itu berhasil mengepung, berada di seputaran pekarangan rumah milik Surip, dan Gajah-gajah itu pun memakan dan merusak tanaman milik korban, melihat hal tersebut korban bermaksud mengusir segerombolan Gajah itu, namun apa hendak dikata mbah Surip juga tewas.
“Ya mbah Surip tewas dengan cara d

ikunyah oleh kawanan Gajah, dan kondisi terakhir jasadnya terurai hingga menjadi bagian bagian kecil,” ucap Ujang.
Peristiwa ini ramai menjadi pembicaraan masyarakat, dan menyesalkan hingga harus ada yang tewas oleh kawanan Gajah .
Hingga berita ini dilangsir kembali warga setempat menyampaikan bawasanya mohon perlindungan oleh instansi terkait supaya hewan mamalia itu tidak arogan lagi.
“Saya yakin bila Gajah itu masuk pemukiman manusia tidak dapat terelakan jika akan muncul mbah Surip lainya sebagai korban. Suasana mencekam mas, ditangkap ajalah Gajah itu bawa ke lingkungan Way Kambas,” ujar warga setempat. Sumber Lampung1.com.